Capai Rp52,52 Miliar, Laba Bersih Bank Banten Sepanjang 2025 Tumbuh 33,53%

BANTEN – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mencatatkan kenaikan laba bersih pada 2025 sebesar 33,53% menjadi Rp52,52 miliar dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp39,33 miliar.
Mengutip ipotnews, berdasarkan laporan keuangan audited per 31 Desember 2025 yang diunggah melalui Keterbukaan Informasi di laman IDX, Sabtu malam (28/2), peningkatan laba bersih tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bunga serta ekspansi kredit yang signifikan sepanjang tahun.
Pendapatan bunga BEKS naik menjadi Rp570,49 miliar pada tahun lalu, dari Rp491,80 miliar pada 2024. Meski beban bunga turut meningkat menjadi Rp371,80 miliar dari Rp302,44 miliar, pendapatan bunga bersih tetap tumbuh menjadi Rp198,69 miliar pada tahun lalu dibandingkan Rp189,36 miliar pada tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, jumlah pendapatan operasional perseroan meningkat menjadi Rp284,94 miliar dari Rp245,43 miliar. Namun, laba operasional bersih tercatat turun menjadi Rp59,52 miliar dari Rp96,15 miliar, dipengaruhi kenaikan beban operasional, khususnya beban umum dan administrasi serta tenaga kerja.
Di sisi intermediasi, kredit pihak ketiga – setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai – melonjak menjadi Rp4,88 triliun pada akhir 2025 dari Rp3,60 triliun pada 2024. Sementara itu, simpanan nasabah dari pihak ketiga meningkat menjadi Rp6,39 triliun dibandingkan Rp4,39 triliun pada tahun sebelumnya.
Total aset BEKS tumbuh 32,45% menjadi Rp10,00 triliun per 31 Desember 2025 dari Rp7,55 triliun pada akhir 2024. Pertumbuhan aset terutama ditopang kenaikan penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, serta ekspansi kredit.
Dari sisi struktur permodalan, jumlah ekuitas naik menjadi Rp1,90 triliun dari Rp1,70 triliun. Adapun total liabilitas tercatat sebesar Rp8,10 triliun, meningkat dari Rp5,84 triliun pada 2024.
Dengan capaian tersebut, laba per saham dasar dan dilusian BEKS naik menjadi Rp1,01 per saham dari Rp0,75 per saham pada tahun sebelumnya.(red)






