Berantas Sarang Nyamuk untuk Cegah DBD

BANTEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mengimbau masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai langkah utama pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Serang, Nurhayati mengatakan, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 279 kasus DBD di wilayah Kota Serang. Sementara pada awal 2026 ini, Nurhayati mengklaim belum menemukan warga gang terjangkit DBD meskipun di Puri Harmoni Indah Kasemen terdapat 5 warga yang diduga terjangkit DBD.
“Tahun ini belum ada, mudah-mudahan tidak ada,” katanya di kantor Dinkes Kota Serang, Rabu (04/02/2026).
Nurhayati menyebutkan, Dinkes mencatat angka kematian akibat DBD mencapai 0,72 persen atau sebanyak dua orang pada tahun 2025, masing-masing terjadi di Kecamatan Serang dan Kecamatan Taktakan. Kematian tersebut disebabkan oleh keterlambatan penanganan medis.
“Faktornya karena terlambat ditangani. Seharusnya segera dibawa ke fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit,” ujarnya.
Baca juga Lima Warga Perumahan Puri Harmoni Indah Kasemen Terjangkit DBD
Untuk mencegah DBD, ia menegaskan bahwa langkah paling efektif adalah PSN melalui gerakan 3M Plus, bukan fogging.
“Fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa. Selain menimbulkan polusi udara dan kotor, juga tidak tepat sasaran. Yang paling efektif tetap PSN,” jelasnya.
Ia juga mendorong penerapan gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (Juru Pemantau Jentik), yang dinilai sangat efektif dalam mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.
“Kalau satu rumah punya satu jumantik, itu sangat efektif sekali untuk pencegahan,” katanya.
Nurhayati menjelaskan, pemerintah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan DBD. Fogging baru dapat dilakukan apabila telah memenuhi sejumlah syarat.
“Harus ada korban, kemudian ada hasil laboratorium yang menyatakan positif DBD. Setelah itu dilakukan PSN bersama seperti kerja bakti untuk menemukan dan memberantas sarang nyamuk. Kalau semua terpenuhi, baru fogging bisa dilakukan dan itu gratis,” terangnya.
Namun, ia mengakui masih banyak masyarakat yang menginginkan fogging dilakukan secara langsung, tanpa melalui tahapan PSN terlebih dahulu. (ukt






